Buat para suami…… (Sleepin’sun)

September 12, 2009 at 10:01 pm | Posted in tulisanku | 6 Comments
Tags: , , , , ,

Kang…Mas.. .Bang…. Pak…..istri kita rela menjadikan kita sebagai pendampingnya, walau mungkin ada lelaki lain yang lebih baik sebagai pendamping bagi dia Istri kita rela menghabiskan usianya untuk mendampingi kita, rela bertambah tua selama mendampingi kita walau mungkin usianya bisa lebih bernilai dan lebih menyenangkan bila tidak bersama kita…….
Istri kita rela mengisi hari-harinya untuk memperhatikan dan melayani kita, walau mungkin hari-hari itu, bisa dia gantikan dengan yang lebih menyenangkan dan menghiburnya
istri kita tersekat ekspresinya gara-gara menjadi pendamping kita istri kita menghabiskan energi cintanya untuk kita Istri kita rela menggantungkan hidupnya kepada kita Istri kita kehilangan teman dan ruang pergaulannya untuk hanya menjadi teman bergaul kita
bahkan istri kita rela kehilangan namanya di lingkungannya untuk digantikan dengan nama kita

Sementara… .kita senang bercanda dan tertawa dengan karyawati sekantor kita, tetapi mahal tersenyum kepada istri kita….kita ramah sekali bercakap dengan kenalan wanita kita, tetapi bercakap kering seperlunya ketika bicara dengan istri kita kita sebarkan pandangan dan senyum untuk wanita di luar rumah, tetapi bermuka masam untuk istri di rumah kita
Apakah arti pernikahan menurutmu wahai para suami ?……apakah pernikahan adalah alat pemenjaraan dimana energi, ekspresi, cinta, harapan istri diarahkan untuk melayani ego kita sebagai suami ?
sementara kita bebas untuk mereguk segala kesenangan di luar rumah, di luar kota , bahkan di luar negeri …sementara kita puas mereguk ego kita dalam pergaulan, ketenaran, jabatan….
Kang…Mas.. .Bang…. Pak…..Istri kita adalah bidadari di rumah kita Betapa besar cinta dan jasa bidadari itu bagi kita Balaslah jasanya dengan cinta kita yang penuh kepadanya ucapkan senantiasa “I Love You” setiap hari untuk menguatkan cintanya, untuk menguatkan harapannya.. …
Wahai SUAMI..renungkanlah………….Pernikahan atau perkimpoian menyingkap tabir rahasia Istri yang kamu nikahi tidaklah semulia Khadijah…..Tidaklah setaqwa Aisyah…..Tidaklah setabah Fatimah
Justru, Istrimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah..Pernikahan atau perkimpoian mengajar kita kewajiban bersama Istri menjadi tanah, kamu langit penaungnya Istri ladang tanaman, kamu pemagarnya Istri kiasan ternakan, kamu gembalanya Istri adalah murid, kamu mursyidnya Istri bagaikan anak kecil, kamu tempat bermanjanya……..
Saat istri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya Ketika istri menjadi racun, kamulah penawar bisanya Seandai istri tulang yang bengkok, berhati-hatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkimpoian menginsafkan kita, perlunya iman dan taqwa Untuk belajar meniti sabar dan redho ALLAH SWT
Justru………… Kamu akan tersentak dari alpa……Kamu bukanlah Rasulullah s.a.w…………..Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahhuwajhah
SUAMI dan ISTRI ingatlah:
Mengapa mendambakan istri sehebat Khadijah Andai diri tidak semulia Rasulullah s.a.w. Tidak perlu istri secantik Balqis………..Andai diri tidak sehebat Sulaiman……..Mengapa mengharapkan suami setampan Yusuf Seandai kasih tak setulus Zulaikha…….Tidak perlu mencari suami seteguh Ibrahim andai diri tidak sekuat Hajar dan Sarah……..
“TERCIPTANYA KITA BUKAN TANPA TUJUAN, PASTI ADA BALASAN DI AKHIR SEMUA INI”
“HIDUP TIDAK MEMBERIKAN KESEMPATAN YANG KEDUA KALI, MAKA JADIKAN DUNIA INI UKIRAN AMAL YANG TIDAK TERNILAI “

6 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Cinta tak ada logika, ia hanya bisa dirasakan. cinta adalah kasih, cinta adalah sayang, cinta adalah memberi.. Allah ajarkan, setiap nafas kita, setiap apa yang kita kerjakan dengan baca basmalah : Dengan nama Allah yang Maha kasih dan Maha sayang, artinya : mulailah dengan niat memberi sebagai layaknya Tuhan mengasihimu..
    wahai para istri, tetap berikan cinta terbaikmu, tetap berikan senyum terindahmu, tetap berikan penampilan terseksimu, tetap bisikan pada hatimu bahwa Kau tetap mencintai suamimu.. sebutlah namanya dalam-dalam ditengah malam kelam, tarik nafasmu pelan keluarkan berlahan katakan bahwa suamimu adalah belahan lain dari dirimu..
    katakan saja..

  2. Saya belum menjadi suami, tapi terima kasih atas pencerahannya🙂

  3. nah ……..yang kayak ghini nich……..yang begini ini nich yang mesti dibaca bagi semua…………..bukan tuk suami saja juga bolehkan ,jeung heheheh……………
    hebat……………strong job
    salam hangat selalu

  4. boleh juga….

  5. Asswrwb…tulisan bagus, memberikan inspirasi bagi semua pihak yang terlibat, menyentuh relung hati sanubari, saya ikut tersentuh membacanya….teruskanmenulisnya…Trims

    • alhamdulillah…makasih apresiasinya…sekedar menjalankan perintah Allah dalam surah al-ashr agar kita tidak menjadi orang yg merugi, saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran…itulah bentuk kasih sayang sesama muslim….bukankah sesama muslim itu bersaudara? “innama mukminu ikhwah…..

      syukran…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: