Keinginan, keberanian, ketakutan dan kejujuran (Sleepin’sun)

September 12, 2009 at 9:59 pm | Posted in tulisanku | 3 Comments
Tags: , , , , ,

KEINGINAN, KETAKUTAN, KEBERANIAN DAN KEJUJURAN…………….
Sebuah pernyataan yang sangat mendasar tentang segala bentuk kenyataan yang ada, sebuah pengakuan tulus dari manusia, pengakuan yang mungkin didasarkan pada ketakutan dari sebuah jiwa yang resah pada kenyataan yang sebaliknya, hingga dengan sedikit keraguan menyatakan bahwa segala bentuk perasaan sayang, rindu, cinta dan keindahan itu adalah bentuk topeng yang benar atau tidak, suka atau tidak, sadar atau tidak selalu dipakai atau terpakai dalam kehidupan manusia itu sendiri. Lalu beranikah kita untuk membuka topeng yang sangat cantik itu ?……..beranikah kita menampilkan bahwa inilah wajah kita yang asli…?…..beranikah kita untuk jujur mengakui bahwa mungkin wajah kita tak secantik topeng yang kita pakai ?………..atau cukup kuatkah kita untuk menerima resiko dari penilaian orang yang melihat bahwa mungkin ada sosok hitam yang mengangkangi wajah kita ?………..dan semua pertanyaan itu tak akan cukup hanya dengan menjawab………..”HANYA TUHAN YANG TAHU……”


Ada satu kenyataan lain dimana kita seperti berpura-pura tentang tahu atau tidaknya akan semua rasa rindu, sayang, cinta dan kasih sayang, atau mungkin itu adalah salah satu yang kita cari,……..tapi percayalah bahwa rindu, sayang dan cinta kasih itu adalah subjek maya yang bukan untuk dipikirkan bagaimana bentuk dan wujud rupanya, tapi untuk direnungkan dan dirasakan oleh hati dan perasaan yang paling dalam, jujur atau tidaknya kita menilai itu semata-mata bahwa kita pada akhirnya harus menilai.
Lalu pantaskah kita mengatakan yang indah itu buruk, sayang itu benci, cinta itu nafsu ? ………tak ada ruginya kita untuk memelihara semua perasaan itu, sekalipun itu perasaan yang sangat menyesakkan, memuakkan atau membuat kita gila…….karena kurasa semua itu adalah hal yang sangat manusiawi sekali, karena tak mungkin buat kita untuk menghindarinya, kita ini hanyalah manusia bukan nabi atau malaikat, dalam tubuh kita ada api, air, angin, tanah dan sinar yang menjadi satu kesatuan di dalamnya.
Tapi dibalik itu semua, banyak manusia yang melakukan masturbasi dengan berbagai bentuk keindahan dan dalam berbagai kondisi, mungkin karena kita tidak begitu peduli lagi dengan kenyataan yang sebenarnya hingga akibatnya cinta berenda nafsu, rindu berkawan benci sayang berhiaskan dendam dan indahpun tertutup tirai keburukan, dan itu semua membuat kita makin menjauh dari hikmah cinta, rindu, sayang dan keindahan.
Sangat wajar bila Allah sangat murka jika cinta, sayang, rindu dan keindahan yang notabene Ia ciptakan dengan penuh cinta yang hakiki, sayang yang sejati dan keindahan yang sebenarnya menjadi sebaliknya hanya karena manusia itu terlalu banyak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan tujuan Allah menciptakan itu semua…….
Kadang-kadang atau bahkan kita sendiri tidak pernah merasakan bahwa cinta itu, sayang itu, rindu itu hanyalah untuk insan yang mungkin bukan diciptakan untuk kita hingga akhirnya seperti berselingkuh dari Allah, sampai-sampai pada saat kita berdo’pun kita lupa untuk menyampaikan cinta, sayang, rindu padaNYA, kita terhanyut, terseret jauh dan semakin jauh dari cinta yang sebenarnya cinta, karena mungkin ada nafsu, dendam dan amarah yang menutupi putihnya cinta. Lalu apabila percintaan dengan sesama insan saja sudah dilumuri nafsu, apakah pantas kita merayu DIA ? na’if sekali tentunya……..
Dan memang benar, rugi sekali orang yang merasakan rindu dan cinta antar sesama insan sedang dia melupakan bahwa cinta Allah itu lebih agung, sayang Allah itu lebih tulus, dan rindu Allah itu adalah keindahan sejati, karena DIA tak sudi untuk di saingi apalagi untuk kita duakan……

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kejujuran bentuk segala kebenaran,,.

  2. betul sekali,bahwa sesungguhnya hanya cinta Allah yang benar2 tulus. namun kdg manusia justru enggan menerimanya. semoga siapapun yang membaca tulisan ini senantiasa selalu mendapatkan cinta tulus dari Allah, amin!🙂

  3. wahh……..
    sekali lagi hati dan pikiranku terbuka lewat tulisan anda.
    memang benar, jika boleh menambahkan. dunia memang fana, cinta adalah semu, dan hanya cinta kepada-Nya lah yang akan tetap abadi.
    thanx…😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: