Kita semua adalah tempayan retak….(pelajaran dari negeri India) (Sleepin’sun)

September 13, 2009 at 12:03 pm | Posted in tulisanku | 10 Comments
Tags: , , , ,

*Kita Semua adalah Tempayan Retak**

Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar, masing-masing
bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.

Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya.

Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya,karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, “Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.”
“Kenapa?” tanya si tukang air. “Kenapa kamu merasa malu?”

“Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita.

Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi,” kata tempayan itu. Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, “Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.”

Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur.

Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu?

Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu dan aku memanfaatkannya.
Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga- bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”

Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias dunianya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu.

Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

10 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Tak manusia yang sempurna, tapi kita harus bersyukur pd Tuhan ats kekurangan kita…Kapan2 mampir ya ke http://www.mario3-online.blogspot.com. Thanks

  2. Utari, asswrwb….bagus sekali cerita filosofisnya…betul sekali, kita semua harus selalu bersyukur atas apapun yang Allah karuniakan kepada kita, dengan segala kekurangan dan kelebihan, karena Allah mempunyai maksud mulia yang sering kita tidak sadari….selamat berkarya terus…

    • waalaikumsalam wr wb…
      benar sekali….janganlah kita terlalu sering menghitung kekurangan yg kita miliki sehingga kita lupa bahwa kita juga diberi kelebihan….juga sebaliknya, janganlah kita sering bangga dengan kelebihan diri sehingga kita lupa bahwa kita juga punya kekurangan….
      kekurangan dan kelebihan itulah yg menyempurnakan kita sebagai hambaNYA..
      kelebihan itu ada agar kita bisa lebih berdaya guna…dan kekurangan itu ada agar kita tidak lupa utk selalu berusaha…..

      salam,
      sleepin’ sun

  3. hehe..jadi inget analisa SWOT waktu kuliah: strenght, weighness, opportunity, treatment…..thank, ini kunjungan balik saya…..

  4. Yup…!
    Tidak ada kekurangan dimata sang pencipta…
    Kekurangan menurut kita hanya menunjukkan keterbatasan cara pandang kita,
    Akal yang telah dianugerahkan merupakan Modal utama untuk mengolah kekurangan kita,

    Kita hanya berusaha… Kita hanya Berupaya…

    Keberhasilan….???

    Semua telah ada jalannya…
    Semua telah ada yang mengaturnya…

    Inilah saatnya kita B E R T A W A K A L …
    Menunggu…
    Menanti…
    apa hikmah/balasan dari perbuatan yang telah kita lakukan. . .

    . . . S e m o g a . . .

  5. Boleh juga tulisannya🙂

    Be Inspiring !!!

  6. Kisah2 seperti ini sangat membantu bagi pencerahan jiwa,salam kenal juragan !

    • semoga ada mamfaatnya ya…
      tetep semangat….

      salam,
      sleepin’ sun

  7. sebuah kisah yg indah.. dan memiliki pesan yang mendalam..
    menyadarkan kita bahwa kita adalah miliknya…
    dari kekurangan dan kelebihan kita… amin..

  8. perumpamaan yang bagus..
    memudahkan saya untuk menangkap makna yang terkandung di dalamnya,,
    salam kenal dan terima kasih…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: