titip puisi yg di buat di atas genteng ketika tengah malam…..

November 6, 2009 at 3:07 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bintang menghias langit gelap…..
Cantik sejenak langit itu dalam pandangan….
Kerlip kecilnya memandu mata dan hati ini….
Hanya satu bintang yang akan ku jemput…
Tahukah bintang apa itu??
Ialah bintang yang baru ku kenal…
Ialah bintang yg paling terang….
Hingga sinarnya sanggup menghangatkan jiwa….
Sayang…..mau kah kau jadi bintang itu?
Lama nian jiwa ini layu beku dan sendiri…
Lama nian hati ini tepekur dalam kesedihan..
Lama nian cinta itu pergi jauh dari kalbu…

Dahulu……aku takut tak dapatkan cinta…..
Dahulu aku takut tak dapatkan kasih…..

Dan sekarang……aku takut cinta yg ada lepas dari genggaman….
Dan sekarang aku takut kasih ini lepas dari hati..
Dan sekarang……aku takut segalanya menjadi seperti masa lalu
Dan sekarang….aku takut tuk tengokan pada hidup yg terlewat…
Dan sekarang…..aku cinta padamu…..

Ya Allah…..satu kebahagiaan telah kudapatkan…
Ya Allah…satu cinta telah tumbuh di hati hamba…
Ya Allah…..satu hati telah ku temukan…
Ya Allah…telah kutambatkan jiwa ini pada dermaganya..
Jangan….jangan ya Allah…jangan Kau renggut kembali…
Jangan Kau ambil lagi kebahagiaan yg tersisa….
Bukan ya Allah…..bukan maksud hamba menduakanMU dengan cinta pada sesama….
Bukan maksud hamba untuk berpaling dari sejatinya cintaMU
Tapi hamba hanya manusia biasa….hamba punya hati……hamba punya jiwa……
Hamba punya rasa….hamba punya ketakutan….

Ya Allah…..hamba takut cinta ini jadi ingkarku padaMU
Ya Rabb…hamba takut sayang ini jadi duri dalam mengingatMU…
Ya Rahman…hamba takut kasih ini jadi onak dalam menujuMU…..
Tapi hamba tetap hanya manusia biasa ya Rabb….

Jika ini adalah karuniaMU….hamba mohon ya Rahim…jadikan hamba ini orang yg bersyukur…
Jika ini adalah murkaMU…..hamba mohon ampunMU ya Ghaffar…..
Ijinkan hamba menyandingkan dia dalam hidup hamba yg singkat…..
Ijinkan hamba membawa dia kehadapanMU sebagai pelengkap sempurnanya fitrah hamba…
Ijinkan hamba utk memberi ketaatan akan titahMU padanya…
Ijinkan hamba membimbingnya menuju jalan suciMU…
Ya Rahman…ya Rahim..
Engkau Maha Tahu apa yg terbaik buat kami..
Jika ini yg terbaik dariMU untuk kami……Lapangkan jalanku utk menjemputnya….
Luaskan hati ini untuk sabar dalam ikhtiarku….
Kuatkan kesabaranku untuk ku menangi ujian ini…

Ya Allah yg maha lembut…lembutkan hatiku untuknya…..
Ya Allah yg maha indah…..perindahlah lisanku untuknya….
Tak banyak yg hamba minta ya Aziz…..
Bukakan dan tiupkan wangi surgaMU untuk ku hirup di sini………..di dunia……bersamanya….
Karena Kau maha tahu…..aku mencintainya karenaMU..

Sebait doa ku panjatkan di pagi yg cerah….semoga hari ini secerah hatiku ya Allah
Amin ya Allah…ya Rabbal Alamin…….

Advertisements

Hanya ingin bercerita…..

November 6, 2009 at 3:01 am | Posted in tulisanku | Leave a comment

Malam ini tepat pukul setengah sembilan malam…udara di belahan sumatera cukup membuat badan berkeringat….sesaat lalu ane bersama beberapa teman bersantai ria di warung perahu yg disebut jukung….cukup lengkap dagangannya..dari mulai rokok, keperluan utk mandi, kue2, minuman ringan, pokoknya cukup lengkap mengingat lokasi yg jauh ditengah pedalaman sumatera…
Ketika ane tengadahkan kepala..terlihat di atas sana bulan yg cukup bundar wajahnya….meski ane tidak tahu apakah malam ini adalah malam purnama…tapi alhamdulillah…keindahan bulan sempat memasung mata dan hati ane….sungguh indah alam karuniaMU ini ya Allah……tak banyak bintang meski langit cukup terang….angin malam ini entah terlelap di mana hingga ia lupa utk menyapa tubuh2 lelah kami setelah seharian kami dicumbu oleh teriknya mentari…
Ya Allah….makasih atas selimut malamMU hingga kami bisa beristirahat dari putaran waktu yg terasa makin tidak peduli pada setiap tetesan peluh kami….

Kami menikmati sebagian malam ini dengan ayunan perahu, ditemani dengan secangkir kopi…beberapa batang rokok…kami bersenda gurau sejenak melepas lelah…bercerita apapun tentang masa lalu, masa kini dan juga masa depan…..ternyata jauh di rimba belantara, terdapat pula banyak kehangatan dan kebersamaan, terpencil dan terpesat dari keramaian tak membuat kami berubah jadi tidak beradab…dan inilah bagian yg membuat ane selalu bersyukur…
Cukup lama kami menikmati kebersamaan itu, hingga kami putuskan utk kembali ke tempat kami…..jalan yg kami lewati membelah hutan belantara sejauh 750 m dari tempat jukung bersandar di bibir sungai merang…meski pepohonan tak begitu tinggi..tapi deretannya cukup membuat semua serba gelap, hanya diterangi oleh cahaya rembulan…kami bertiga membelah jalan, berjalan dan berjalan menyusuri suramnya hutan….banyak terdengar suara2 binatang malam dari mulai monyet, kadang desis ular, juga sekali2 terdengar riaknya air sungai tersibak ikan yg sedang bercanda…hening…hening ditengah keramaian alam yg sangat megah ini…
Entah siapa yg memulai, pembicaraan kami sepanjang jalan pun mengarah pada pengalaman2 yg menyeramkan yg pernah kami lalui di masa lalu….ternyata…banyak juga pengalaman teman2 ane seputaran masalah ini…
Tak berapa lama, lampu2 tempat kami tinggal sudah terlihat di kejauhan….tapi ketika ane melayangkan pandangan ke sebelah kiri ane yg merupakan hutan belantara..di antara deretan pepohonan, ane melihat sosok yg pernah ane lihat beberapa malam sebelumnya….iya…ane lihat sosok wanita yg berparas seperti tengkorak itu..ia berdiri dan melambaikan tangan……segera saja ane percepat langkah hingga teman2 merasa heran dan bertanya ada apa gerangan..tapi ane tidak menceritakan karena takut terjadi hal2 yg tidak ane inginkan….cukup biar ane saja yg melihatnya…

Banyak hal yg ane temukan ditengah kesunyian ini….telinga kita yg terlalu sering dihinggapi hingar bingarnya keramaian kota, hingga membuat telinga ini tak peka lagi pada suara2 alam…pada suara2 kepedulian….pada suara2 dalam keheningan…..pada suara hati kita sendiri….
Kita sering merasa, ketulusan sering tergerus oleh materi yg selalu kita kejar…
keikhlasan terlamur oleh ambisi…..
hingga kita sering melupakan hak yg harus kita berikan pada orang sekitar kita…bahkan hak utk diri kita sendiri…..dalam setiap inci dari tubuh kita ada hak yg harus kita penuhi,…..mata berhak utk terpejam, tubuh berhak utk istirahat, otak berhak utk diam dan meregenerasi setiap sel2 nya….semua berhak utk mendapatkan apapun yg telah kita ambil mamfaat darinya…apa yg kita kejar di dunia ini??? apa yg kita cari di dunia ini jika kita melupakan alam keabadian kelak??????
Dunia ini sekedar saja….ia diciptakan sebagai bekal saja…bekal utk perjalanan kita kelak menuju ke alam keabadian….mungkin ini sudah sering terdengar..tapi tak ada salahnya utk kita merefresh tujuan2 hidup kita…jika dunia dijadikan tujuan…maka dunia akan memberikan daya nya utk kita….tapi hanya sebatas itu saja yg akan kita dapatkan….jika kebahagiaan jasadi yg kita kejar…boleh jadi memang kita akan dapatkan…tapi semua itu semu….fana…….tidak akan abadi…karena kita masih berada di dunia yg sama sifatnya….FANA…..
Kalau begitu…kenapa kita bersusah payah mengejar sesuatu yg fana sehingga kita melalaikan tujuan yg paling hakiki dari hidup ini???………
taklukanlah dunia ini dan jadikan jalan kita utk ke tujuan akhir hidup…..ambilah mamfaat dunia ini karena memang itulah tugas dunia yg dibebankan padanya….tapi jangan pula kita tertutupi pandangannya hanya sebatas itu….

Sering ane mendengar bapak2 atau ibu2 ketika di tanya oleh temannya mengenai sekolah anak2nya….mereka menjawab…anak saya di sekolahkan di anu biar dia bisa cepat kerja…dikuliahkan di anu biar dia jadi tentara, dokter, pilot atau apa saja….sepertinya itulah tujuan akhir dari hidup mereka…menjadi dokter, pilot, tentara dll…..
Padalah semua itu tak pernah memberikan jaminan bahwa semua itu akan jadi pembela kelak di yaumil mizan….apakah keselamatan di akhirat akan bisa terbeli oleh pangkat, jabatan atau harta???? bahkan oleh dunia >???? tidak….
Jarang abi dengar ada orang tua yg bilang….anak saya sekolah di anu biar jadi suami atau isteri yg sholeh/sholehah yg berbakti pada suami, orang tua, biar jadi yg terbaik di mata Allah…biar jadi madrasah bagi anak2nya….
sungguh…nyaris tidak pernah……
semua sudah tergilas oleh dunia……semua tersamar oleh materi….

Lantas….pernahkah kita bertanya pada keheningan diri??? bertanya pada kebekuan hati…..inikah tujuan kita????????????????????????????????????????

Salam,

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.