Cinta

November 10, 2009 at 6:51 am | Posted in tulisanku | Leave a comment

pernah aku menggenggam seribu duri…
berikut onaknya yang menyesatkan perjalananku…
tetapi tak sedalam luka yg kau tinggalkan…
aku belajar menyadari…
kemudian kau belajar mula membenciku…
telah kubalas kisah indahmu…
dalam setiap bintang itu… kujejalkan namamu…
mungkin masih tidak memadai bagimu…
lantas kau lukai tepat di atas jantung ini…
benar tak sedalam mana…
tetapi perit tetap terasa…
aku ingin membalas untuk lebih hebat mencintaimu…
bukan dendam yang aku torehkan pada hatimu…
karena aku bukan begitu…
aku begini mencintaimu…
tahukah engkau…
setiap malam aku menyanyikan namamu…
daripada senyummu kuterbitkan
sejuta puisi…
memang kau tak peduli…
andai jasadku mulai kaku dan membiru…
tetapi aku peduli jika jasadmu di sisi…
akan aku jaga dengan segala kepedulian…
karena aku mencintai…
dan sejak luka itu aku mulai mencintaimu…

Advertisements

Hanya ingin bercerita…..

November 6, 2009 at 3:01 am | Posted in tulisanku | Leave a comment

Malam ini tepat pukul setengah sembilan malam…udara di belahan sumatera cukup membuat badan berkeringat….sesaat lalu ane bersama beberapa teman bersantai ria di warung perahu yg disebut jukung….cukup lengkap dagangannya..dari mulai rokok, keperluan utk mandi, kue2, minuman ringan, pokoknya cukup lengkap mengingat lokasi yg jauh ditengah pedalaman sumatera…
Ketika ane tengadahkan kepala..terlihat di atas sana bulan yg cukup bundar wajahnya….meski ane tidak tahu apakah malam ini adalah malam purnama…tapi alhamdulillah…keindahan bulan sempat memasung mata dan hati ane….sungguh indah alam karuniaMU ini ya Allah……tak banyak bintang meski langit cukup terang….angin malam ini entah terlelap di mana hingga ia lupa utk menyapa tubuh2 lelah kami setelah seharian kami dicumbu oleh teriknya mentari…
Ya Allah….makasih atas selimut malamMU hingga kami bisa beristirahat dari putaran waktu yg terasa makin tidak peduli pada setiap tetesan peluh kami….

Kami menikmati sebagian malam ini dengan ayunan perahu, ditemani dengan secangkir kopi…beberapa batang rokok…kami bersenda gurau sejenak melepas lelah…bercerita apapun tentang masa lalu, masa kini dan juga masa depan…..ternyata jauh di rimba belantara, terdapat pula banyak kehangatan dan kebersamaan, terpencil dan terpesat dari keramaian tak membuat kami berubah jadi tidak beradab…dan inilah bagian yg membuat ane selalu bersyukur…
Cukup lama kami menikmati kebersamaan itu, hingga kami putuskan utk kembali ke tempat kami…..jalan yg kami lewati membelah hutan belantara sejauh 750 m dari tempat jukung bersandar di bibir sungai merang…meski pepohonan tak begitu tinggi..tapi deretannya cukup membuat semua serba gelap, hanya diterangi oleh cahaya rembulan…kami bertiga membelah jalan, berjalan dan berjalan menyusuri suramnya hutan….banyak terdengar suara2 binatang malam dari mulai monyet, kadang desis ular, juga sekali2 terdengar riaknya air sungai tersibak ikan yg sedang bercanda…hening…hening ditengah keramaian alam yg sangat megah ini…
Entah siapa yg memulai, pembicaraan kami sepanjang jalan pun mengarah pada pengalaman2 yg menyeramkan yg pernah kami lalui di masa lalu….ternyata…banyak juga pengalaman teman2 ane seputaran masalah ini…
Tak berapa lama, lampu2 tempat kami tinggal sudah terlihat di kejauhan….tapi ketika ane melayangkan pandangan ke sebelah kiri ane yg merupakan hutan belantara..di antara deretan pepohonan, ane melihat sosok yg pernah ane lihat beberapa malam sebelumnya….iya…ane lihat sosok wanita yg berparas seperti tengkorak itu..ia berdiri dan melambaikan tangan……segera saja ane percepat langkah hingga teman2 merasa heran dan bertanya ada apa gerangan..tapi ane tidak menceritakan karena takut terjadi hal2 yg tidak ane inginkan….cukup biar ane saja yg melihatnya…

Banyak hal yg ane temukan ditengah kesunyian ini….telinga kita yg terlalu sering dihinggapi hingar bingarnya keramaian kota, hingga membuat telinga ini tak peka lagi pada suara2 alam…pada suara2 kepedulian….pada suara2 dalam keheningan…..pada suara hati kita sendiri….
Kita sering merasa, ketulusan sering tergerus oleh materi yg selalu kita kejar…
keikhlasan terlamur oleh ambisi…..
hingga kita sering melupakan hak yg harus kita berikan pada orang sekitar kita…bahkan hak utk diri kita sendiri…..dalam setiap inci dari tubuh kita ada hak yg harus kita penuhi,…..mata berhak utk terpejam, tubuh berhak utk istirahat, otak berhak utk diam dan meregenerasi setiap sel2 nya….semua berhak utk mendapatkan apapun yg telah kita ambil mamfaat darinya…apa yg kita kejar di dunia ini??? apa yg kita cari di dunia ini jika kita melupakan alam keabadian kelak??????
Dunia ini sekedar saja….ia diciptakan sebagai bekal saja…bekal utk perjalanan kita kelak menuju ke alam keabadian….mungkin ini sudah sering terdengar..tapi tak ada salahnya utk kita merefresh tujuan2 hidup kita…jika dunia dijadikan tujuan…maka dunia akan memberikan daya nya utk kita….tapi hanya sebatas itu saja yg akan kita dapatkan….jika kebahagiaan jasadi yg kita kejar…boleh jadi memang kita akan dapatkan…tapi semua itu semu….fana…….tidak akan abadi…karena kita masih berada di dunia yg sama sifatnya….FANA…..
Kalau begitu…kenapa kita bersusah payah mengejar sesuatu yg fana sehingga kita melalaikan tujuan yg paling hakiki dari hidup ini???………
taklukanlah dunia ini dan jadikan jalan kita utk ke tujuan akhir hidup…..ambilah mamfaat dunia ini karena memang itulah tugas dunia yg dibebankan padanya….tapi jangan pula kita tertutupi pandangannya hanya sebatas itu….

Sering ane mendengar bapak2 atau ibu2 ketika di tanya oleh temannya mengenai sekolah anak2nya….mereka menjawab…anak saya di sekolahkan di anu biar dia bisa cepat kerja…dikuliahkan di anu biar dia jadi tentara, dokter, pilot atau apa saja….sepertinya itulah tujuan akhir dari hidup mereka…menjadi dokter, pilot, tentara dll…..
Padalah semua itu tak pernah memberikan jaminan bahwa semua itu akan jadi pembela kelak di yaumil mizan….apakah keselamatan di akhirat akan bisa terbeli oleh pangkat, jabatan atau harta???? bahkan oleh dunia >???? tidak….
Jarang abi dengar ada orang tua yg bilang….anak saya sekolah di anu biar jadi suami atau isteri yg sholeh/sholehah yg berbakti pada suami, orang tua, biar jadi yg terbaik di mata Allah…biar jadi madrasah bagi anak2nya….
sungguh…nyaris tidak pernah……
semua sudah tergilas oleh dunia……semua tersamar oleh materi….

Lantas….pernahkah kita bertanya pada keheningan diri??? bertanya pada kebekuan hati…..inikah tujuan kita????????????????????????????????????????

Salam,

Ketika….ketika……ketika….

October 7, 2009 at 3:29 am | Posted in tulisanku | 1 Comment
Tags: , , ,

ketika rasa amarah itu hinggap, cinta datang menegurku
untuk tidak membiarkan emosi bersemayam dalam hatiku
ketika kebencian melanda jiwa, cinta datang menegurku
untuk selalu memaafkan setiap kesalahan
ketika egois tidak terkendali, cinta datang menegurku
untuk mengingatkanku akan kebaikan orang lain
ketika ujian menghampiri, cinta datang menegurku
untuk membantu memberikan jalan keluar
ketika air mata ini menetes, cinta datang menegurku
untuk menyeka air mataku dan memberikan bahunya untukku
ketika beban berat menderaku, cinta datang menegurku
untuk membantu menopang semua bebanku
ketika luka besar menganga dalam jiwaku, cinta datang menegurku
untuk membasuh dan menutup luka itu
ketika suara perih lirih terdengar, cinta datang menegurku
untuk mendengarkan jeritan hatiku
ketika aku jatuh dalam sakit, cinta datang menegurku
untuk memberikan tangannya dan membantuku bangkit kembali
ketika jiwa ini lapar dan dahaga, cinta datang menegurku
untuk memberikan santapan nikmat keimanan
cinta ini tak akan pernah mati, karena cinta ini adalah keimanan.

salam,
Sleepin’ sun

Rumah tangga yg menyenangkan (bagi yg berumah tangga…)

October 7, 2009 at 3:20 am | Posted in tulisanku | Leave a comment
Tags: , , , , ,

Banyak orang yang menyangka bahwa pernikahan itu indah. Padahal sebetulnya? Indah …sekali. Tak sedikit yang menyesal, kenapa tak dari dulu menikah.

Sahabat, itu adalah secuplik ungkapan yang lazim terdengar tentang pernikahan. Namun jelas, tak segampang yang dibayangkan untuk membina sebuah keluarga. Membangun sebuah keluarga sakinah adalah suatu proses. Keluarga sakinah bukan berarti keluarga yang diam tanpa masalah. Namun lebih kepada adanya keterampilan untuk manajemen konflik.

Ada tiga jenis manajemen konflik dalam rumah tangga, yaitu pencegahan terjadinya konflik, menghadapai tatkala konflik terlanjur berlangsung, dan apa yang harus dilakukan setelah konflik reda.

Continue Reading Rumah tangga yg menyenangkan (bagi yg berumah tangga…)…

Bicara dengan bahasa HATI…

September 30, 2009 at 4:12 pm | Posted in tulisanku | 2 Comments
Tags: , , , ,

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.

Semua itu haruslah berasal dari hati Kita.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.

Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak kita, namun juga betapa lembut hati kita dalam menjalani segala sesuatunya.

Kita tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan
merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. kita harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada kita.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan kita

From Amazing brain….

Salam
Sleepin’ sun

10 Cara melepas belenggu sendiri..

September 30, 2009 at 12:38 pm | Posted in tulisanku, Uncategorized | 1 Comment
Tags: , , , ,

1. Hadapi kenyataan: Mungkin saja yang menjadi “polisi tidur” penghambat jalan sukses anda adalah diri anda sendiri. Seringkali langkah tersulit membebaskan diri kita dari kesulitan adalah mengakui bahwa sebenarnya kita adalah biang keladi kesulitan. Karena itu, saat anda menghadapi masalah di jalan mencapai kesuksesan, pertimbangkan dengan hati-hati apakah anda merupakan sumber semua masalah tersebut.

2. Anda dapat melakukan apa yang anda inginkan. Namun bagaimanapun, anda mungkin tidak mampu melakukan semua yang anda inginkan. Belenggu kita adalah kita berusaha untuk melakukan semua hal dalam sekali waktu yang sama. Meski kita bekerja keras untuk melakukan segala hal, pada akhirnya kita hanya akan menyelesaikan sedikit hal saja. Yang kita perlukan sebenarnya adalah memusatkan perhatian pada satu atau dua proyek saja, karena hal ini justru meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan apa yang anda inginkan.

3. Agar mendapat gambar yang jelas, anda pelu fokus. Begitu anda mengetahui proyek-proyek mana yang akan anda erjakan, anda harus memfokuskan diri pada apa yang benar-benar diperlukan untuk mengerjakannya. Susunlah rencana selangkah demi selangkah apa dan kapan anda harus mengerjakan.


Continue Reading 10 Cara melepas belenggu sendiri…..

Aku tidak malu jadi orang INDONESIA….

September 30, 2009 at 12:21 pm | Posted in tulisanku | 1 Comment
Tags: , , , , , ,

indonesia_mapAku tidak malu jadi orang Indonesia …
Biar orang bilang apa saja, biar, biar …
Indonesia negara paling korup di dunia
Indonesia negara gagal
Indonesia negara lemah
Indonesia melanggar HAM
Elite Indonesia serakah harta dan kekuasaan
Presiden-presiden Indonesia dilecehkan humoris

Dengarlah, Bung Karno dimanfaatkan komunis
Pak Harto dimanfaatkan putra-putrinya
Habibie dimanfaatkan konco-konconya
Gus Dur dimanfaatkan tukang pijitnya
Megawati dimanfaatkan suaminya

Catatlah, Bung Karno menciptakan keamanan dan persatuan bangsa
Pak Harto menciptakan kemakmuran bangsa dan keluarganya
Habibie menciptakan demonstrasi
Gus Dur menciptakan partai kebangkitan bangsa
Megawati menciptakan kenaikan-kenaikan harga

Alah mak, Bung Karno turun dari presiden karena Supersemar
Pak Harto turun dari presiden karena superdemo
Habibie turun dari presiden karena supertransisi
Gus Dur turun dari presiden karena superskandal
Megawati turun-temurun jadi presiden
Maka Anda tahu sekarang kenapa

Continue Reading Aku tidak malu jadi orang INDONESIA…….

Roda

September 30, 2009 at 12:18 pm | Posted in tulisanku | Leave a comment

Suatu ketika, ada sebuah roda yang kehilangan salah satu jari-jarinya. Ia, tampak sedih. Tanpa jari-jari yang lengkap, tentu, ia tak bisa lagi berjalan dengan lancar. Hal ini terjadi saat ia melaju terlalu kencang ketika melintasi hutan. Karena terburu-buru, ia melupakan, ada satu jari-jari yang jatuh dan terlepas. Kini sang roda pun bingung. Kemana kah hendak di cari satu bagian tubuhnya itu?
Sang roda pun berbalik arah. Ia kembali menyusuri jejak-jejak yang pernah di tinggalkannya. Perlahan, di tapakinya jalan-jalan itu. Satu demi satu diperhatikannya dengan seksama. Setiap benda di amati, dan di cermati, berharap, akan di temukannya jari-jari yang hilang itu.
Ditemuinya kembali rerumputan dan ilalang. Dihampirinya kembali bunga-bunga di tengah padang. Dikunjunginya kembali semut dan serangga kecil di jalanan. Dan dilewatinya lagi semua batu-batu dan kerikil-kerikil pualam. Hei….semuanya tampak lain. Ya, sewaktu sang roda melintasi jalan itu dengan laju yang kencang, semua hal tadi cuma berbentuk titik-titik kecil. Semuanya, tampak biasa, dan tak istimewa. Namun kini, semuanya tampak lebih indah.
Rerumputan dan ilalang, tampak menyapanya dengan ramah. Mereka zkini tak lagi hanya berupa batang-batang yang kaku. Mereka tampak tersenyum, melambai tenang, bergoyang dan menyampaikan salam. Ujung-ujung rumput itu, bergesek dengan lembut di sisi sang roda. Sang roda pun tersenyum dan melanjutkan pencariannya.
Bunga-bunga pun tampak lebih indah. Harum dan semerbaknya, lebih terasa menyegarkan. Kuntum-kuntum yang baru terbuka, menampilkan wajah yang cerah. Kelopak-kelopak yang tumbuh, menari, seakan bersorak pada sang roda. Sang roda tertegun dan berhenti sebentar. Sang bunga pun merunduk, memberikan salam hormat.
Dengan perlahan, dilanjutkannya kembali perjalanannya. Kini, semut dan serangga kecil itu, mulai berbaris, dan memberikan salam yang paling semarak. Kaki-kaki mereka bertepuk, membunyikan keriangan yang meriah. Sayap-sayap itu bergetar, seakan ada ribuan genderang yang di tabuh. Mereka saling menyapa. Dan, serangga itu pun memberikan salam, dan doa pada sang Roda.
Begitu pula batu dan kerikil pualam. Kilau yang hadir, tampak berbeda jika di lihat dari mata yang tergesa-gesa. Mereka lebih indah, dan setiap sisi batu itu memancarkan kemilau yang teduh. Tak ada lagi sisi dan ujung yang tajam dari batu yang kerap mampir di tubuh sang Roda. Semua batu dan pualam, membuka jalan, memberikan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan.
Setelah lama berjalan, akhirnya, ditemukannya jari-jari yang hilang. Sang roda pun senang. Dan ia berjanji, tak akan tergesa-gesa dan berjalan terlalu kencang dalam melakukan tugasnya.


Continue Reading Roda…

Bila diri sempit hati….

September 30, 2009 at 12:48 am | Posted in tulisanku | Leave a comment
Tags: , , , , ,

Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan kepada kita hati yang lapang, yang jernih, karena ternyata berat sekali menghadapi hidup dengan hati yang sempit.

Hati yang lapang dapat diibaratkan sebuah lapangan yang luas membentang, walaupun ada anjing, ada ular, ada kalajengking, dan ada aneka binatang buas lainnya, pastilah lapangan akan tetap luas. Aneka binatang buas yang ada malah makin nampak kecil dibandingkan dengan luasnya lapangan. Sebaliknya, hati yang sempit dapat diibaratkan ketika kita berada di sebuah kamar mandi yang sempit, baru berdua dengan tikus saja, pasti jadi masalah. Belum lagi jika dimasukkan anjing, singa, atau harimau yang sedang lapar, pastilah akan lebih bermasalah lagi.


Continue Reading Bila diri sempit hati…….

Mencari wanita sempurna…..

September 29, 2009 at 5:21 am | Posted in tulisanku | Leave a comment
Tags: , , , ,

lukis-bunga-besarIni kisah perjumpaan dua orang sahabat yang sudah puluhan tahun terpisahkan hidupnya. Mereka kangen-kangenan, ngobrol ramai sambil minum kopi disebuah kafe. Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal-soal nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini.

‘Ngomong-ngomong, mengapa sampai sekarang kamu belum juga menikah?’ ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang membujang. ‘Sejujurnya sampai saat ini saya terus mencari wanita yang sempurna. Itulah sebabnya saya masih melajang. Dulu di Bandung, saya berjumpa dengan seorang gadis cantik yang amat pintar. Saya pikir ini adalah wanita ideal yang cocok untuk menjadi istriku. Namun ternyata di masa pacaran ketahuan bahwa ia sangat sombong. Hubungan kami putus sampai di situ.

‘Di Jakarta, saya ketemu seorang wanita rupawan yang ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama, aku kasmaran. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun ternyata belakangan saya ketahui, ia banyak tingkah dan tidak bertanggung jawab.

‘Saya terus berupaya mencari. Namun selalu saya temukan kelemahan dan kekurangan pada wanita yang saya taksir. Sampai pada suatu hari, saya bersua wanita ideal yang selama ini saya dambakan. Ia demikian cantik, pintar,baik hati, dermawan, dan suka humor. Saya pikir, inilah pendamping hidup yang dikirim Tuhan.’

‘Lantas,’ sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan, ‘Apa yang terjadi? Mengapa kau tidak segera meminangnya?’

Yang ditanya diam sejenak. Suasana hening. Akhirnya dengan suara lirih, sang bujangan menjawab, ‘Baru belakangan aku ketahui bahwa ia juga sedang mencari pria yang sempurna.’

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.